JAKARTA – PSF Academy bermain imbang 2-2 dalam pertandingan putaran 1 melawan Bintang Kranggan pada 6 Juli 2025. Kini, keduanya akan kembali berjumpa di putaran 2 di lapangan sepakbola PSF, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (20/9).
PSF sendiri terakhir bermain imbang 1-1 dengan Farama FC pada 9 September lalu. Hasil itu, kata pelatih Supriono, korelatif dengan persiapan individu masing-masing pemain. Menurutnya, ada yang bermain maksimal, ada yang kurang maksimal.
“Ini bergantung bagaimana sikap mereka di malam sebelum pertandingan. Jam berapa mereka tidur, berapa lama mereka bermain gadget. Itu yang tidak bisa saya kontrol,” kata Supriono.
Karena itu, menjelang duel lawan Bintang Kranggan, Supriono berharap para pemain bisa belajar dari hasil kurang maksimal di pertandingan sebelumnya.
“Anak-anak ingin menang, pasti,” katanya. “Kami akan berupaya memutus tren positif Bintang Kranggan.”
Bintang Kranggan memang sedang on fire. Sejak kalah dari Pemuda Jaya pada 23 Agustus, Bintang Kranggan mencatat 4 kemenangan beruntun, dua di antaranya tim kuat Bina Mutiara (2-0) dan Raga Negeri (4-0). Terakhir, 13 September, Bintang Kranggan menang 2-0 atas ISA Marzuki Bandriawan.
“Progres yang bagus,” puji Supriono. “Dalam beberapa match mereka belum pernah kalah.”
Joni Herwanto, pelatih Bintang Kranggan, tentu memasang target menang atas PSF untuk mempertahankan tren positif itu.
“Ini pastinya akan jadi pertandingan yang sengit dan menarik,” ujar Joni.***


