JAKARTA – Direktur Teknik PSF Academy, Ibnu Grahan, memastikan kesiapan timnya untuk mengarungi ketatnya persaingan kompetisi usia muda tahun depan. Tidak tanggung-tanggung, PSF Academy telah mendaftarkan empat tim andalannya, yakni Batavia FC U-15 dan U-17, serta PSF Academy U-15 dan U-17 untuk bertarung di ajang bergengsi Liga Soeratin U-15 dan Liga Jakarta U-17 2026.
Menariknya, PSF juga berencana mendaftarkan satu tim tambahan, Jaya Raya U-15. Tim yang baru dibentuk sekitar empat bulan lalu ini sedang diupayakan untuk bisa ikut berkompetisi.
“Kami berharap tim Jaya Raya bisa lolos verifikasi panitia penyelenggara. Saat ini mereka rutin berlatih di Lapangan Halim Perdana Kusuma,” ujar Ibnu Grahan usai mendaftarkan tim-timnya di secretariat kepanitiaan di kawasan Rawamangun, Rabu (17/12).
Demi mencapai hasil maksimal, PSF Academy mempercayakan kursi kepelatihan kepada deretan pelatih berpengalaman:
- Batavia FC U-15: Diasuh oleh Rano Trisasongko
- Batavia FC U-17: Dipimpin oleh Coach Widiantoro.
- PSF Academy U-15: Dilatih oleh Yusron Yazid (Eks pelatih Raga Negeri).
- PSF Academy U-17: Kemungkinan besar di bawah arahan Coach Mada.
- Jaya Raya U-15: Ditangani oleh Coach Huda.
Ibnu Grahan pun mematok target ambisius bagi tim-tim asuhannya. Batavia FC U-17 dan PSF U-15 ditargetkan mampu menembus posisi 3 Besar, sementara Batavia FC U-15 dan PSF U-17 diproyeksikan masuk dalam jajaran 5 Besar.
Mengevaluasi penyelenggaraan musim lalu, eks pelatih Persebaya ini memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara Liga Jakarta U-17. Menurutnya, kompetisi sudah berjalan bagus dan tepat waktu. Terkait banyaknya laga Walk Out (WO), ia menilai hal tersebut sepenuhnya bukan kesalahan panitia.
“Secara keseluruhan sudah oke, pertandingan sesuai jadwal. Untuk tahun depan, saya berharap upacara pembukaan dan penutupan bisa dikemas dengan lebih meriah lagi agar atmosfer kompetisinya semakin terasa,” tutupnya.


