JAKARTA, Bina Mutiara harus merelakan posisi puncak klasemen Grup Barat Liga Soeratin U-15 Jakarta 2026 setelah ditahan imbang Rorotan United tanpa gol, 0-0, pada pertandingan pekan kesembilan di Lapangan PSF Pancoran, Minggu (4/10). Hasil ini sekaligus membuat pelatih Rorotan United, Saprial Azhar, merasa puas karena strategi bertahannya berhasil membendung tim yang selama ini menjadi pemuncak klasemen.
Laga berdurasi 2×30 menit dengan interval 10 menit itu berjalan alot. Rorotan United secara konsisten menerapkan pertahanan ketat dengan memasang empat bek sekaligus sejak awal pertandingan. Bina Mutiara yang dikenal agresif dan mendominasi penguasaan bola kesulitan menembus rapatnya lini belakang lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada satu pun gol yang tercipta.
Saprial Azhar mengaku telah mempersiapkan timnya dengan matang untuk menghadapi Bina Mutiara. “Kami sudah belajar cara menghadapi tim kuat seperti Bina Mutiara di putaran pertama. Kami memang menerapkan strategi bertahan, memasang empat bek sekaligus karena itu cara terbaik yang bisa dilakukan agar jangan sampai kalah,” ujarnya. Baginya, hasil imbang ini terasa seperti kemenangan. “Makanya, walau cuma imbang tapi ini rasanya seperti kemenangan untuk kami,” tegas Saprial.
Dari kubu Bina Mutiara, Pelatih Abdul Gafur tidak terlalu mempermasalahkan hasil akhir. Ia justru melihat laga ini sebagai pelajaran berharga bagi para pemainnya. “Kami tidak terlalu melihat hasil akhir. Hasil main imbang ini juga menjadi pelajaran bagi pemain tentang cara menghadapi lawan yang menerapkan strategi,” katanya. Gafur menekankan bahwa pengalaman menghadapi lawan yang total bertahan merupakan hal langka di sepak bola usia muda, di mana permainan biasanya cenderung agresif. “Ini pelajaran penting untuk anak-anak kami tentang bagaimana mereka harus bermain saat lawan total bertahan,” tambahnya.
Hasil seri ini menjadi yang kedua bagi Bina Mutiara musim ini. Tambahan satu poin membuat mereka turun dari puncak klasemen ke peringkat dua dengan nilai 23. Pimpinan klasemen kini direbut PSF Academy yang mengoleksi 24 poin setelah menang atas Real Jakarta. Sementara itu, tambahan satu poin tidak mengubah posisi Rorotan United yang tetap berada di peringkat keenam dengan koleksi 8 poin.


