Melalui kompetisi panjang para pemain banyak belajar. Foto: Joko Dolok

Setelah Liga Jakarta U17, Tahun Depan Bakal Makin Meriah, Ada Liga Soeratin U15 dan Liga Jakarta U17

Posted on

JAKARTA – Joseph Erwiyantoro tidak sedang main-main ketika sejak April 2025 menggelar Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2025. Kompetisi panjang yang dibuka Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini bakal berakhir pekan pertama November dan akan berlanjut dengan 8 Besar Piala Liga Jakarta U17.

Buat Indonesia, kompetisi ini jadi proyek percontohan ideal, meski PSSI, termasuk Asprov PSSI DKI Jakarta, masih enggan memberikan dukungan penuh. Mereka hanya mengintai dari kejauhan dengan apa yang dilakukan Erwiyantoro dan Taufik Jursal Effendi selaku sekretaris jenderal Liga Jakarta U17 2025.

Beruntung Ratu Tisha, salah satu petinggi PSSI, sempat hadir di lapangan PSF Pancoran, Jakarta Selatan, tempat pertandingan digelar. Kehadiran Ratu Tisha cukup memberi tambahan semangat panitia dan para pemain untuk terus menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan kompetisi.

Bukan perkara mudah tentunya menggelar kompetisi panjang seperti ini. Sejumlah klub peserta mulai oleng di tengah kompetisi. Penyebabnya, antara lain, karena para pemain terbentur dengan urusan sekolah masing-masing.

Tapi, kompetisi tetap berjalan dengan sedikitnya 15-16 klub yang mampu bertahan hingga akhir dengan segala kekurangannya. Mereka umumnya menyadari pentingnya kompetisi panjang bagi pembinaan pemain muda sebelum mereka naik ke jenjang yang lebih tinggi.

Jalan Terus

Bahkan, tahun depan, Liga Jakarta U17 akan kembali bergulir, plus Liga Soeratin U15 dan kemungkinan Piala Kartini U16 untuk wanita.

“Mau ada dukungan, mau tidak ada dukungan, saya akan tetap jalan,” tegas Mbah Coco, panggilan Joseph Erwiyantoro.

Kembali ditegaskan Taufik Jursal, bibit pemain hanya bisa ditempa melalui kompetisi panjang, bukan seperti Piala Soeratin yang setahun sekali digelar PSSI dengan durasi pertandingan kurang lebih sepekan untuk Piala Soeratin tingkat nasional.

“Di kompetisi seperti Liga Jakarta para pemain tampil setiap pekan, 30 pekan dari 52 pekan setiap tahunnya,” kata Taufik Jursal.

Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2025 digelar setiap Rabu dan Sabtu (sebelumnya Rabu, Sabtu, dan Minggu). Setiap pekan bahkan ada klub yang bermain dua kali.

Karena itu, para pemain bisa setiap pekan mengasah skill mereka, menempa mental mereka, menguji endurance mereka. Dari situ, kata Taufik Jursal, brain dancing para pemain terbentuk, kemampuan mengolah otak kanan dan otak kiri untuk bisa mengambil keputusan yang tepat saat bertanding.

“Dari situ juga muncul kedisiplinan pemain, membentuk perilaku yang tertib dan taat aturan,” tambah Taufik.

Inilah Klub-klub Peserta Liga Soeratin U15 dan Liga Jakarta U17 2025

Sementara itu, dikabarkan Mbah Coco bahwa tahun depan akan digelar Liga Soeratin U15 dan Liga Jakarta U17 Piala Gubernur.

Untuk Liga Soeratin, sudah ada 19 klub mendaftarkan diri. Akan ada verifikasi untuk menetapkan hanya 16 klub yang bisa tampil.

Klub-klub Liga Soeratin U15 yang sudah mendaftarkan diri adalah:

  • ABC Wirayudha
  • Batavia FC
  • Betawi FC
  • Bina Mutiara
  • Bina Taruna
  • Bintang Kota
  • Bintang Kranggan
  • Jakarta City
  • Jakarta United
  • MC Utama
  • Pemuda Jaya
  • Persija Barat
  • Persitara
  • Taruma FC
  • Taruna Persada
  • UMS
  • Urakan
  • PSF Academy
  • Jaya Raya

Untuk Liga Jakarta U17 terdiri atas

  • Persitara
  • PSF Academy
  • Taruna Persada
  • Bintang Kranggan FC
  • Jakarta City
  • Betawi FC
  • Jakarta United
  • Bina Mutiara
  • MC Utama
  • Batavia FC
  • Taruma FC
  • Urakan FC
  • Bina Taruna
  • ABC Wirayudha
  • Pemuda Jaya
  • UMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *