Pemain SSB Rorotan United yang dipersiapkan untuk tampil di Liga Soeratin U15 2026. Foto: Isson Khairul..

SSB Rorotan United Andalkan Pemain Didikan Sendiri di Liga Soeratin U-15 2026

Posted on

JAKARTA – Sekolah Sepak Bola (SSB) Rorotan United, tim muda yang berbasis di Jakarta, mengambil langkah serius menuju panggung kompetisi junior Liga Jakarta U15 2026. Tim ini baru saja menjalani proses verifikasi ketat sebagai calon peserta Liga Soeratin U-15 tahun 2026, sebuah ajang yang dikenal sebagai kawah candradimuka bagi talenta-talenta muda Tanah Air.

Verifikasi tersebut berlangsung di kompleks PSF Pancoran, Jakarta, pada Sabtu (29/11/2025), yang diselenggarakan oleh panitia kompetisi Liga Jakarta. Jika berhasil lolos, Rorotan United akan menjadi salah satu dari 16 tim yang berhak tampil dalam kompetisi yang dijadwalkan akan kick-off pada April 2026 dan berlangsung selama empat hingga lima bulan ke depan. Durasi kompetisi yang panjang ini menuntut kesiapan fisik, mental, dan manajemen tim yang prima.

Manajer SSB Rorotan United, Eni Supiati, yang telah memimpin tim sejak tahun 2023, menegaskan bahwa keikutsertaan mereka bukan sekadar partisipasi, melainkan sebuah misi pembuktian. “Kami ingin membuktikan bahwa pemain hasil didikan SSB tak kalah siap dan mampu bersaing dengan pemain hasil didikan akademi besar,” ujar Eni Supiati.

Sejak didirikan pada tahun 2019, Rorotan United memiliki filosofi yang kuat: seluruh pemain yang disiapkan untuk skuad Liga Soeratin U-15 2026 adalah sepenuhnya hasil didikan internal mereka sendiri. Ini adalah tantangan besar, karena yang akan mereka hadapi kelak adalah tim-tim yang berafiliasi dengan klub profesional serta punya sumber daya besar.

Bekal Pengalaman dan Keterlibatan Orang Tua

Meski tergolong baru, Rorotan United telah mengumpulkan jam terbang yang cukup. Mereka tercatat telah tampil di beberapa event kompetisi junior, dengan penampilan terakhir mereka di Liga Pro U-11 2025 yang digelar di Cijantung. Pengalaman berkompetisi dengan jadwal padat ini menjadi bekal berharga bagi tim untuk menghadapi format Liga Soeratin yang menuntut konsistensi jangka panjang.

Menyadari tantangan durasi kompetisi yang panjang dan menguras energi, manajemen Rorotan United telah menyiapkan strategi internal yang unik, yaitu dengan melibatkan secara aktif peran orang tua pemain.

“Sebelum memutuskan ikut, kami sudah bicara dengan orang tua tentang pengalaman-pengalaman luar biasa yang akan mereka rasakan jika ikut liga ini,” jelas Eni Supiati.

Keterlibatan orang tua ini difokuskan pada aspek non-teknis, terutama dalam menjaga kedisiplinan dan memberikan dukungan moral yang stabil bagi para pemain. Manajer Eni Supiati menekankan bahwa support yang diminta adalah agar orang tua turut mengatur dan menjaga kedisiplinan anak-anak mereka.

“Durasi panjang yang memerlukan energi besar itu akan ditangani secara bersama-sama oleh manajemen tim dan para orang tua,” tambahnya.

Kolaborasi erat antara manajemen tim dan orang tua ini diharapkan menjadi kunci sukses Rorotan United dalam menavigasi kerasnya persaingan Liga Soeratin U-15 2026. Dengan fondasi pemain didikan sendiri dan dukungan penuh dari keluarga, SSB Rorotan United siap mengukir sejarah dan menunjukkan bahwa semangat juang dan pembinaan mandiri mampu bersinar di kancah sepak bola junior Ibu Kota. Keberhasilan mereka lolos verifikasi akan menjadi babak awal dari perjalanan panjang yang patut dinantikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *