Tim Pemuda Jaya dalam verifikasi tim di Rawamangun. Foto: Isson Khairul

Pemuda Jaya U17 Menolak Menyerah: Benteng Pertahanan Diperkuat Demi Taklukkan Musim 2026

Posted on

JAKARTA – Menyongsong musim kompetisi 2026, tim sepakbola Pemuda Jaya U17 menyatakan kesiapan tempur mereka setelah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap performa tahun lalu.

Skuad yang didominasi oleh talenta belia kelahiran 2009 ini diyakini jauh lebih matang dan kompak dibandingkan musim sebelumnya.

Evaluasi Lini Belakang: Fokus Benahi ‘Tembok’ yang Rapuh

Berdasarkan hasil evaluasi musim 2025, kelemahan utama Pemuda Jaya terletak pada sektor pertahanan atau lini belakang. Hal ini menjadi perhatian serius manajemen untuk musim 2026.

“Waktu 2025 kemarin, posisi bawah kita memang lemah di back. Tapi untuk tahun ini, pemain kelahiran 2009 dan 2010 ini sangat kuat di sektor bawah,” ungkap Aria Firdaus, manajer tim Pemuda Jaya dalam kesempatan verifikasi tim di Rawamangun, Minggu (15/2).

Kehadiran pemain yang sudah memiliki pengalaman bertanding di turnamen sebelumnya diharapkan menjadi kunci kokohnya benteng pertahanan kali ini.

Putraka Afif Prabowo, center back, juga menegaskan bahwa Pemuda Jaya lebih baik dibandingkan tahun lalu. Pasalnya, 9 dari 27 pemain yang didaftarkan tahun ini, sudah berpengalaman tampil di musim lalu.

Siasat Baru: Strategi 4-4-2 dan Penambahan Porsi Latihan

Tak hanya membenahi komposisi pemain, Pemuda Jaya juga melakukan perubahan dari sisi teknis dan kedisiplinan. Salah satu strategi yang akan diandalkan adalah formasi klasik 4-4-2 yang dinilai paling cocok dengan karakteristik pemain saat ini.

Selain itu, manajemen akan melakukan push pada jam latihan untuk meningkatkan ketahanan fisik pemain. Kendala jam latihan yang sempat terganggu pada tahun lalu menjadi pelajaran berharga untuk memastikan persiapan musim 2026 jauh lebih maksimal.

Optimisme Tinggi dan Chemistry Pemain

Meskipun persaingan di tahun 2026 diprediksi akan lebih merata dan kompetitif, kubu Pemuda Jaya tetap optimis. Faktor chemistry atau kedekatan antar pemain kelahiran 2009 dan 2010 menjadi kartu as mereka.

“Tahun ini pemain lebih kompak. Mereka sudah lama bersama-sama, bahkan pernah merasakan juara sebelumnya,” tambah Aria. Dengan peningkatan di semua lini, baik depan maupun belakang, Pemuda Jaya siap memberikan kejutan di Liga Jakarta U17 tahun 2026 yang akan digelar mulai April 2026.

Musim lalu, di Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2025, Pemuda Jaya nangkring di posisi 8 klasemen akhir. Tahun ini, seperti kata Aria, Pemuda Jaya menargetkan masuk 3 Besar.

DAFTAR PEMAIN PEMUDA JAYA U17 (2026)

PENJAGA GAWANG (GOALKEEPERS)

  • Radif Irgi Fahrezi (1) – Jakarta, 10/03/2010
  • Qawwam Javier (99) – Jakarta, 13/04/2009

LINI PERTAHANAN (DEFENDERS)

  • Salman Azmi (2) – Jakarta, 25/10/2010
  • Inzaghi Dara F. (5) – Jakarta, 20/06/2009
  • Rafi Firdaus (13) – Jakarta, 13/03/2009
  • Abdee Nayaka (14) – Jakarta, 14/08/2009
  • Putra Ramadhan (21) – Bekasi, 16/09/2009
  • Putraka Afif Prabowo (23) – Jakarta, 01/04/2009
  • M. Haikal Harahap (26) – Jakarta, 10/06/2009
  • Putra Azka S. (29) – Jakarta, 20/09/2010
  • Luthfi Mubarok (78) – Jakarta, 31/08/2009

LINI TENGAH (MIDFIELDERS)

  • Romzah Ananda (8) – Jakarta, 08/08/2009
  • M. Yazid Cannavaro (10) – Jakarta, 24/10/2009
  • Fathan Q. (11) – Jakarta, 12/11/2009
  • Wildan Nugroho (15) – Jakarta, 05/07/2009
  • M. Farhan (16) – Jakarta, 28/09/2010
  • Reza Anggara (17) – Ciamis, 05/06/2009
  • M. Adib Rayhan (18) – Jakarta, 15/09/2009
  • Okta Falih (19) – Padang, 13/10/2009
  • F. Jaiz Raihan R. (25) – Jakarta, 23/06/2009
  • A. Adli Hakim (28) – Jakarta, 02/08/2010
  • Fayruz Ananda Putra (30) – Denpasar, 05/12/2009

LINI DEPAN (FORWARDS)

  • Achmad Fadholi Nawawi (3) – Jakarta, 27/04/2009
  • Raffa A. Junaedi (4) – Majalengka, 25/04/2009
  • Irvan Abdul Karim (7) – Jakarta, 04/10/2009
  • M. Oziel Oasis (9) – Jakarta, 09/08/2010
  • Nuesa (22) – Jakarta, 04/12/2009

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *