JAKARTA, Tim Diklat ISA memantapkan posisinya di peringkat dua klasemen sementara Liga Jakarta U-17 2026 Grup Putih setelah mengalahkan Toyo Haryono dengan skor 3-0 di Lapangan PSF Pancoran, Sabtu (26/9). Tambahan tiga poin membuat mereka mengoleksi 19 poin, terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen Batavia FC yang telah mengemas poin 21.
Pertandingan berdurasi 2×35 menit dengan interval 10 menit itu berjalan sesuai skenario Diklat ISA. Rayyan Muhammad Zidan membuka keunggulan pada menit ketiga, disusul gol Rio Ferdinan di menit ke-20, dan Destha Adhitya menutup pesta gol pada menit ke-24. Toyo Haryono tidak mampu membalas hingga peluit akhir.
Laga ini juga diwarnai sejumlah kartu. Jacko Rafa Sugianto dari Diklat ISA diganjar kartu merah setelah menerima dua kartu kuning pada menit ke-40 dan ke-60. Destha Aditya dan Rio Ferdinand juga menerima kartu kuning. Sementara dari kubu Toyo Haryono, Khelvin Azhar mendapat kartu kuning pada menit ke-23.
Pelatih Diklat ISA, Rayandi Zulfikar, menjelaskan bahwa kartu merah yang diterima pemainnya terjadi karena timnya terlalu fokus menguasai bola sehingga wasit menilai ada pelanggaran. “Namun secara umum semuanya telah menjalankan instruksi yang diberikan sebelum turun ke lapangan, sehingga hasilnya bisa maksimal,” ujarnya seusai pertandingan.
Di kubu Toyo Haryono, pelatih Rizky Ardiansyah mengakui keunggulan lawan. “Lawan memang lebih baik, baik menyerang maupun bertahan,” katanya. Ia menyebut timnya hanya berupaya menanamkan disiplin posisi dan strategi, namun kondisi fisik yang tidak menunjang serta latihan yang tidak maksimal membuat mereka harus menerima hasil ini.
Tambahan tiga poin ini semakin mengamankan posisi Diklat ISA di peringkat dua klasemen sementara dengan total 19 poin. Mereka terpaut tiga poin di bawah Batavia FC yang memuncaki klasemen. Sementara itu, posisi Diklat ISA relatif berjarak dari Putra Nusantara yang berada di peringkat tiga dengan total 13 poin.
Dengan jarak enam poin dari penghuni peringkat tiga, Diklat ISA memiliki modal berharga mengarungi putaran kedua kompetisi yang masih menyisakan enam pertandingan lagi. Namun, tantangan terbesar tetap datang dari Batavia FC yang konsisten di puncak klasemen.


