Salah satu pertandingan Liga Jakarta U-17/ Foto: Prasetyo

Pesan Manajemen dan Orang Tua Kepada Striker Liga Jakarta U-17 Peserta Seleksi EPA U-18 Persita Tangerang

Posted on

JAKARTA, Sebanyak tujuh pemain dari enam tim peserta Liga Jakarta U-17 2026 diusulkan tim talent scouting untuk mengikuti seleksi calon striker tim EPA U-18 Persita Tangerang. Seleksi akan berlangsung Senin (28/9) di Stadion Indomilk, Tangerang.

Kesempatan ini disambut antusias oleh para pemain dan orang tua  dalam wawancara di sela-sela pertandingan pekan kedelapan Liga Jakarta U-17 pada Sabtu (26/9) di Lapangan PSF, Pancoran.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Desya Aditya, striker Diklat ISA yang merupakan pemain full boarding dan penerima beasiswa dari klub tersebut. Pemuda bernomor punggung 10 itu sudah tiga tahun tinggal di asrama Diklat ISA, sementara orang tuanya berprofesi sebagai pengemudi ojek di Kota Cibinong.

Pemilik Diklat ISA, Zuchli Imran, berpesan agar Desya mengikuti seluruh proses seleksi dengan sungguh-sungguh. “Mudah-mudahan diterima. Karena jika berhasil, itu menunjukkan proses pendidikan dan pelatihannya selama ini bersama Diklat ISA terbukti bagus,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan M. Farid, orang tua dari Zehmar Khedira, striker Nawasena yang juga menjadi salah satu striker tersubur di kompetisi ini. Menurut Farid, kesempatan mengikuti seleksi adalah wadah bagus bagi pemain untuk mengukur kemampuan dan bersaing dengan peserta lain. “Dari situ diharapkan anak-anak yang ikut bisa mengukur sejauh mana kemampuan teknis yang mereka miliki,” katanya.

Selain Desya dan Zehmar, nama Nabiel Elnino dari Satria Sanggeni juga menjadi sorotan. Pemain bernomor punggung 24 itu telah berpengalaman di sejumlah kompetisi, termasuk Top Skor. Di Liga Jakarta, ia menjadi salah satu striker tersubur sehingga direkomendasikan tim talent scouting.


Berbekal pengalaman tersebut, serta pernah mengikuti seleksi di tim EPA lain seperti Bhayangkara FC, Nabiel cukup percaya diri bisa terpilih dan mewujudkan impiannya menjadi pemain sepak bola profesional.

Berikut tujuh pemain yang diusulkan tim talent scouting untuk mengikuti seleksi EPA U-18 Persita Tangerang: Afrel Rizki (Bina Mutiara), Zehmar Khedira (Nawasena), Junior Ale Siyanto (Bina Mutiara), Desya Aditya (Diklat ISA), Nabil Elnino (Satria Sanggeni), Rezer Muhamad Delmora (Bina Taruna), dan Berlian Ananda Salim (Tunas Betawi).

Seleksi ini menjadi bukti nyata bahwa Liga Jakarta U-17 berfungsi sebagai jembatan bagi pemain muda menuju kasta tertinggi sepak bola nasional. Persita Tangerang, tim yang berlaga di Liga 1 Indonesia, secara khusus mencari pemain untuk posisi striker, memberi peluang besar bagi para pencetak gol terbaik di kompetisi usia muda ini.

Bagi para pemain, seleksi ini bukan sekadar ujian kemampuan, melainkan juga langkah awal menuju karier profesional. Bagi klub dan sekolah sepak bola, keberhasilan pemainnya menembus EPA adalah bukti bahwa pembinaan yang mereka jalankan berbuah manis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *