JAKARTA – M. Habil Gaza Maulidyan, kapten tim Batavia FC, benar-benar menjadi momok ABC Wirayudha dalam pertandingan terakhir Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2025 di Pancoran Soccer Field, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (8/11).
Habil yang juga bertindak sebagai kapten tim, melesakkan hattrick ketika Batavia menang 3-1 atas ABC Wirayudha sekaligus membawa tim asuhan coach Widiantoro ini naik ke posisi 3 klasemen akhir.
Habil mengejutkan anak-anak asuhan Arifin Adam ketika dia melesakkan gol di menit pertama babak pertama. Berturut-turut Habil menambah pundi-pundi golnya di menit 23 dan 67, sementara ABC hanya mampu melesakkan 1 gol melalui Andika Saputra Lahabato setelah menerima assist dari Achmat Nabil.
Dengan kemenangan ini, Batavia yang sebelumnya berada di posisi 5 klasemen akhir, terbang ke posisi 3 dengan total 70 poin, sama dengan Bintang Kranggan. Batavia unggul selisih poin 79-35 dan 64-27. ABC Wirayudha turun ke posisi 5 dengan total poin 68.
Gol pertama Habil dicetak melalui skema tembakan bebas dari kanan area pertahanan ABC. Kiper Rafadika Putra Nursanto gagal mengamankan bola dan Habil dengan mudah melesakkan bola liar untuk menjadi gol.
Gol kedua lahir dari titik putih setelah Karel Satya Abraham sang kapten dianggap melakukan pelanggaran terhadap Ahmad Rayhan Qaesar di area kiri pertahanan ABC setelah dia menerima umpan manja dari Wahyu Sulthon Akhyar.
Tembakan Habil sebenarnya mampu ditepis dengan kaki oleh kiper Rafadika Putra Nursanto namun bola tetap nyeplos ke gawang. Hingga babak pertama berakhir, Batavia unggul 2-0 atas ABC Wirayudha.
Gol balasan ABC Wirayudha lahir dari sikap unselfish Achmat Nabil yang sudah berhadapan dengan kiper Nur Fadli Bagoes Budiono dan relatif mudah baginya untuk menyontek bola namun Nabil justru memberikan bola kepada Andika Saputra Lahabato yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan Batavia.
Gol ketiga Habil tercipta setelah dia menerima umpan lambung dari pemain pengganti M. Raffa Nurmalik Ridwansyah. Melakukan solo run, dua pemain belakang ABC gagal mengamankan bola yang ditembakkan dengan keras oleh Habil untuk menambah keunggulan menjadi 3-1. Skor bertahan hingga peluit akhir.

“Alhamdulillah kami bisa amankan 3 poin,” kata coach Batavia FC, Widiantoro. Meski begitu, Widi masih melihat para pemainnya kurang bisa menjaga emosi sehingga kurang bisa memanfatkan peluang-peluang yang ada.
Widi mengaku sempat mengancam para pemainnya untuk tidak segera disalurkan ke EPA PSPS jika tak bisa menjaga emosi dan gagal memenangkan pertandingan.
Terlepas dari masih adanya emosi itu, Batavia memenangkan pertandingan berkat permainan simple, lebih cepat mengalirkan bola dan tidak terlalu banyak kehilangan bola sesuai arahan Widiantoro.
Sementara coach ABC Wirayudha, Arifin Adam, menyebut gol pertama Batavia terjadi setelah ada pelanggaran terhadap kiper. “Itu mestinya pelanggaran karena bola sudah ditangkap kiper Rafadika tapi diterjang lawan sehingga bola terlepas,” katanya.
Selain itu, kekalahan ABC, kata Arifin, karena memang banyak pemain gelandang yang absen sehingga Batavia relatif lebih mudah mengalirkan bola ke area pertahanan ABC.
Bina Mutiara Juara
Sementara gelar Liga Jakarta sudah dipastikan direbut Bina Mutiara setelah menang 3-2 dalam pertandingan dramatis melawan Raga Negeri. Dengan kemenangan itu, Bina Mutiara mencetak poin 80 dan takkan terkejar oleh Farama FC yang juga menang 3-0 atas Bintang Kranggan.
Farama hanya mengumpulkan 76 poin. Laga Bina Mutiara dan Farama di pertandingan terakhir, Rabu (12/11) takkan lagi berpengaruh.***
JADWAL PERTANDINGAN SABTU, 8 NOVEMBER 2025
- LAPANGAN 1 – 07.30 WIB| ABC WIRAYUDHA 1, BATAVIA FC 3
- LAPANGAN 2 – 07.30 WIB| BEKASI FC WO PSF FA
- LAPANGAN 1 – 09.30 WIB| RAGA NEGERI 2, BINA MUTIARA 3
- LAPANGAN 2 – 09.30 WIB| PUTERA BETAWI WO TUNAS BETAWI
- LAPANGAN 1 – 13.00 WIB| FARAMA 3, BINTANG KRANGGAN 0
- LAPANGAN 1 – 09.20 WIB| ISA MARZUKI BANDRIAWAN 0, PEMUDA JAYA 2


