Adu terbang dalam perebutan bola antara pemain Nawasena (putih putih) dengan Bina Mutiara (hijau hijau). Foto:P Tjandra M. Amin

Tanpa Skuad Terbaik, Nawasena Sukses Atasi Bina Taruna dengan Skor 2-1 di Lanjutan Liga Jakarta U-17

Posted on

JAKARTA, Tim Nawasena meraih kemenangan 2-1 atas Bina Taruna pada laga pekan kesembilan Grup Barat Kompetisi Sepak Bola Liga Jakarta U-17 2026 di Lapangan PSF, Sabtu (10/10). Kemenangan ini diraih dalam kondisi minim, karena kedua tim tidak diperkuat skuad terbaik akibat kendala kewajiban sekolah para pemain.

Secara permainan, kedua tim bermain terbuka dan saling jual beli serangan. Nawesena yang relatif punya skuad lengkap bermain lebih terbuka dan kerap mengambil inisiatif penyerangan. Hasilnya, mereka berhasil mencetak gol pembuka pada menit 17 melalu sepakan, Fathur Rahman Mufti. Sementara gol kedua lahir setelah turun minum melalui Adritama Dwi Satria, menit 48. Sedangkan Bina Taruna baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit 55 melalui aksi Adzan Ibram Farazan pada menit 55.

Asisten pelatih Nawasena, Mika Suwastika, mengakui timnya tampil tanpa kekuatan penuh. Sejumlah pemain utama absen karena cedera usai memperkuat tim futsal sekolah masing-masing. “Bukan skuad terbaik, ada sejumlah pemain utama yang cedera karena bermain futsal untuk sekolahnya,” ujar Mika.

Meski demikian, Nawasena mampu unggul lebih dulu melalui gol Fathur Rahman Mufti pada menit ke-17 dan Adritama Dwi Satria pada menit ke-48. Bina Taruna memperkecil kedudukan lewat Adzan Ibram Farazan di menit ke-55.

Mika menilai kemenangan ini tak lepas dari keberhasilan transisi menyerang ke bertahan yang berjalan sesuai instruksi. Namun ia menyoroti kecenderungan pemain menunggu lawan datang, yang berujung pada gol balasan Bina Taruna. “Itu yang mesti diingatkan lagi,” tegasnya.

Di kubu Bina Taruna, pelatih kepala Elga Rinaldi menyebut timnya kembali menghadapi kendala klasik. Ia hanya memiliki dua pemain cadangan sehingga rotasi harus dilakukan secara hati-hati. “Main agak ditahan-tahan agar pergantian dilakukan di saat yang benar diperlukan,” kata Elga.

Catatan lain yang perlu jadi perhatian kedua tim adalah pembenahan kedalaman skuad di tengah padatnya jadwal sekolah para pemain.

Dari tambahan tiga poin dalam pertandingan ini membuat Nawasena tetap berada di peringkat tiga klasemen sementara Grup Merah dengan nilai 17. Posisi mereka tidak bergeser karena pada saat yang sama, saingan terdekat mereka yakni Maverick berhasil menaha imbang pimpinan klasemen Bina Mutiara 1-1. Mavericks bertahan di posisi dua karena unggul dalam selisih gol. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Bina Taruna harus turun satu tangga ke posisi 6 dengan 9 poin. Tempat mereka kini dikuasai Farama yang mengemas nilai 10, usai pada laga terpisah, sukses menghancurkan PSF Academy dengan skor 3-1.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *