JAKARTA, Tim Bintang Ragunan dan Pemuda Jaya harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 1-1 pada laga pekan kedelapan Liga Jakarta U-17 2026 Grup Putih di Lapangan PSF Pancoran, Sabtu (26/9). Hasil ini diraih kedua tim di tengah situasi persiapan yang jauh dari ideal karena para pemain harus berbagi waktu dengan tugas sekolah.
Pertandingan berdurasi 2×35 menit dengan jeda turun minum 10 menit itu berjalan sengit. Pemuda Jaya lebih dulu membuka keunggulan melalui M. Yazid Cannavaro pada menit ke-29. Namun, Bintang Ragunan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Muhammad Fauzan pada menit ke-60, memastikan laga berakhir dengan skor 1-1.
Asisten pelatih Bintang Ragunan, Zulham, bersyukur timnya tetap mampu meraih poin meski persiapan berjalan minim. “Bersyukur tetap bisa meraih poin di tengah persiapan minimal karena sesi latihan yang tidak pernah lengkap,” ujarnya seusai pertandingan.
Ia menjelaskan bahwa situasi tersebut terjadi karena tugas sekolah yang sama sekali tidak bisa ditinggalkan oleh para pemain. Kondisi ini membuat timnya tidak pernah tampil dengan kekuatan penuh dalam sesi latihan, sehingga skema permainan sulit dimatangkan secara maksimal.
Senada dengan Zulham, Manajer Pemuda Jaya, Bagus Trityanovan, mengakui bahwa timnya datang dengan kondisi apa adanya. “Kami datang dengan pemain seadanya. Pemain banyak absen karena kegiatan sekolah yang tak bisa ditinggalkan,” jelasnya.
Meski demikian, Bagus tetap mensyukuri hasil imbang ini. “Apapun itu, bisa meraih poin dalam situasi tidak menguntungkan ini tetap kami syukuri,” tegasnya.
Tambahan satu poin dari laga ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara. Pemuda Jaya tetap berada di peringkat enam dengan nilai tujuh, sementara Bintang Ragunan juga tak beranjak dari posisi tujuh dengan nilai lima.
Terlepas dari hasil imbang laga tersebut, kedua tim menunjukkan bahwa meski persiapan tidak ideal, semangat bertanding dan kemampuan beradaptasi tetap menjadi modal utama untuk meraih hasil positif.


