Duel sengit tim Batavia FC (merah kotak) vs BTC (putih biru) dalam lanjutan kompetisi Liga Jakarta U-17. Foto Tjandra M. Amin

Batavia FC Juara Paroh Musim, Pelatih Widiantoro Mengaku Sangat Terbantu Oleh Liga Jakarta U-17

Posted on

JAKARTA, Tim Batavia FC akhirnya memastikan diri keluar sebagai juara paro musim grup Putih Liga Jakarta U-17 tahun 2026. Posisi tersebut mereka segel setelah menundukkan tim BTC dengan skor 4-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan PSF, Pancoran, Sabtu (12/9).

Gol-gol Batavia FC dicetak oleh Sabil Sahlan Athoah (13, 40), kapten Habil Gaza Maulidyan (33), dan Ahmad Rayhan Caesar (55). Sementara gol balasan BTC dicetak oleh Azena Pratama Putra, pada menit 9.

Sepanjang pertandingan dengan durasi 2×35 menit tersebut, tim Batavia tampil dominan. Kecolongan lebih dahulu pada menit-menit awal tak membuat mereka grogi, karena lima menit berselang gol penyama berhasil mereka ciptakan. Gol balasan yang selanjutnya menjadi pembuka kran bagi gol-gol selanjutnya.

Pelatih Batavia FC Widiantoro menyatakan bahwa pemain mereka tidak panik atau grogi setelah lawan lebih dahulu mencetak gol adalah hasil dari evaluasi rutin mereka terhadap pertandingan-pertandingan terdahulu. “Belajar dari beberapa laga sebelumnya, lawan bisa mencetak gol karena kesalahan mendasar dari kami,”ujarnya usai pertandingan.

Maka dirinya merasa beruntung dapat ambil bagian di kompetisi ini. “Ini karena evaluasi jadi lebih real, tidak hanya bagi pelatih, pemain juga mendapat pengalaman sama, belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang terjadi di pertandingan terdahulu.

Saat ditanya tentang target di paro kedua musim kompetisi ini, dirinya tidak mau bercerita banyak, ini karena kuota penambahan pemain sudah penuh, sehingga dirinya hanya akan memaksimalkan seluruh pemain yang ada dan.

Tim Batavia yang dimiliki pengusaha Gde Widaede ini memang sudah memasang target maksimal dan tidak ingin mengulangi hasil musim lalu dimana mereka berakhir di peringkat 5 klasemen akhir.

Dari kubu BTC, pelatih Zico Berlian tidak mempermasalahkan hasil laga hari ini. Selain karena Batavia adalah tim kuat, komposisi pemain pun lengkap. Sementara mereka harus kehilangan sejumlah pemain pilar karena undangan seleksi di sejumlah tim profesional. Maka pemain yang diturunkan kali ini adalah rata-rata pemain muda. ” Selain timpang dalam jam terbang, komunikasi antar mereka juga belum lancar, sehingga banyak terjadi kesalahan dan itu berujung gol dari tim lawan.

Kemenangan ini memantapkan posisi Batavia FC selaku pemuncak klasemen akhir grup Putih Liga Jakarta U-17 dengan koleksi 18 poin.  Posisi dua ditempati Diklat ISA dengan total 16 poin. Sebaliknya, BTC yang tadinya berada di posisi empat, kini harus turun ke posisi lima klasemen dengan nilai 9, dibawah Satria Sanggeni (peringkat 4) dan Putera Nusantara (peringkat 3).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *