Adu ngotot pemain Putera Nusantara (kuning) dan Diklat ISA (putih-putih) di lanjutan Liga Jakarta U-17. Foto: Tjandra M. Amin

Hajar Putera Nusantara 3-0, Diklat ISA Naik ke Posisi Dua Klasemen Liga Jakarta U-17

Posted on

JAKARTA, Kompetisi sepak bola Liga Jakarta U-17 2026 Grup Putih menyaksikan Diklat ISA meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Putera Nusantara dalam laga pekan keenam di Lapangan PSF Pancoran, Minggu (30/8).

Pertandingan durasi 2×35 menit itu berjalan dengan dominasi Diklat ISA sejak awal. Destha Adhitya membuka keunggulan pada menit ke-24, sebelum Deza Maulana menggandakan skor di menit ke-46. Ahmad Fadil Saragih kemudian menutup pesta gol pada menit ke-52 untuk memastikan kemenangan 3-0.

Hasil ini menjadi kemenangan kelima Diklat ISA dari enam pertandingan yang telah dilalui. Dengan tambahan tiga poin, tim asuhan Rayandi Zulfikar kini mengoleksi 15 poin, sama dengan pemuncak klasemen Batavia FC, namun hanya kalah selisih gol. Posisi mereka pun melesat dari peringkat empat ke peringkat dua klasemen sementara.

Pelatih Diklat ISA, Rayandi Zulfikar, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan adalah kondisi tim yang prima. “Kami bisa turun full team, tidak ada yang cedera atau akumulasi, sehingga rencana dan skema yang disiapkan bisa dieksekusi oleh pemain,” ujarnya seusai pertandingan.

Ia menambahkan bahwa persiapan telah dilakukan sejak tiga minggu lalu, termasuk mengamati pertandingan lawan untuk mengantisipasi strategi di babak pertama dan kedua serta pergerakan pemain pengganti. Meski puas dengan hasil, Rayandi mengakui masih ada pekerjaan rumah. “Pace kami masih sedang-sedang saja, finishing masih harus ditingkatkan. Secara hasil puas, namun secara permainan masih harus ada yang ditingkatkan,” tegasnya.

Di kubu Putera Nusantara, pelatih Irfan Afiat tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai tiga gol yang bersarang di gawang timnya adalah akibat kesalahan individu pemain. “Dua gol pertama karena adanya miss komunikasi, gol ketiga clearance pemain belakang tidak mulus sehingga bisa dimanfaatkan lawan,” jelasnya.

Irfan mengakui secara permainan kedua tim cukup berimbang, namun pergerakan di daerah lawan masih kurang maksimal. “Beberapa pemain baru yang ditampilkan juga belum sepenuhnya padu sehingga masih ada ruang dan itu yang berhasil dimanfaatkan lawan,” tambahnya.

Kekalahan ini membuat Putera Nusantara yang semula berada di posisi dua harus turun ke peringkat empat dengan nilai 9. Sementara posisi ketiga kini diduduki oleh Satria Sanggeni dengan nilai 10, usai meraih kemenangan atas PSF di pertandingan lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *