Perayaan keberhasilan pemain Bina Mutiara mencetak gol keempat ke gawang Tunas Indonesia. Foto: Tjandra M. Amin

Bina Mutiara Kuasai Pimpinan Klasemen Usai Gilas Tunas Indonesia 4-1

Posted on

JAKARTA,Tim Bina Mutiara kembali menguasai pimpinan klasemen Liga Soeratin U-15 Jakarta 2026 Grup Barat setelah mengalahkan Tunas Indonesia dengan skor 4-1 di Lapangan PSF Pancoran, Minggu (18/9). Kemenangan ini membuat mereka mengoleksi 26 poin, menggusur PSF Academy yang tertahan di posisi dua dengan 25 poin.

Pertandingan berdurasi 2×30 menit dengan jeda 10 menit itu berjalan sesuai skenario tuan rumah. Gilang Faeyza Alfiansyah membuka keunggulan Bina Mutiara pada menit ketiga, lalu menggandakan skor pada menit ke-25. Tunas Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol kapten Zaki Mubarok Zulkifli pada menit ke-10. Namun, Habib Al Hasan (44) dan Ridho Wira Pratama (56) memastikan kemenangan telak Bina Mutiara.

Pelatih Bina Mutiara, Abdul Gafur, menyoroti chemistry antara pemain lama dan baru yang langsung klik. “Pemain lama dan baru sudah langsung klik, sehingga serangan tetap mengalir meski ada pemain baru yang dimasukkan dan langsung mencetak gol,” ujarnya seusai pertandingan.

Abdul Gafur juga mengapresiasi permainan Tunas Indonesia yang sempat merepotkan di babak pertama. “Namun strategi merubah formasi setiap 10 menit itu yang mungkin tidak bisa mereka antisipasi,” jelasnya.

Di kubu Tunas Indonesia, Manajer Hendi mengakui bahwa kelemahan utama timnya ada pada stamina. “10 menit awal masih sesuai arahan. Tapi memasuki babak kedua, kondisi pemain mulai menurun, sehingga gampang memberi lawan ruang untuk masuk dan mencetak gol,” keluhnya.

Kemenangan ini membawa Bina Mutiara kembali ke puncak klasemen dengan nilai 26, menggantikan PSF Academy yang di pertandingan sebelumnya hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Bina Taruna. Tambahan satu poin dari laga itu membuat PSF tertahan di peringkat dua dengan nilai 25. Sementara Bina Taruna tak beranjak dari peringkat tiga dengan total 18 poin.

Kekalahan ini juga membuat Tunas Indonesia tak beranjak dari peringkat empat dengan total 16 poin.

Bagi Bina Mutiara, kemenangan ini menjadi sinyal bahwa kedalaman skuad mereka terus teruji. Rotasi formasi setiap 10 menit yang diterapkan Abdul Gafur terbukti efektif, membuat lawan kesulitan beradaptasi. Sementara bagi Tunas Indonesia, laga ini menjadi cambuk untuk membenahi kondisi fisik pemain menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *