JAKARTA – Dedikasi pengusaha papan atas, I Gede Widiade, terhadap ekosistem sepakbola nasional kembali dibuktikan lewat langkah nyata.
Mantan manajer Persija Jakarta yang kini mengelola deretan klub di berbagai kasta liga ini, secara terang-terangan memberikan dukungan penuh bagi gelaran Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2026 dan Liga Soeratin U15.
Tak tanggung-tanggung, Gede kembali menghibahkan fasilitas lapangan miliknya untuk digunakan secara gratis. Jika tahun lalu ia menggratiskan dua lapangan rumput untuk gelaran Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2025, tahun ini ia menyediakan dua lapangan sintetis berstandar tinggi di Pancoran Soccer Field (PSF) untuk memutar roda kompetisi remaja tersebut.
Sentilan untuk PSSI dan Asprov DKI
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Gede melontarkan pujian sekaligus kritik tajam yang dialamatkan kepada federasi. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh para wartawan senior Jakarta di bawah komando Joseph Erwiyantoro—atau yang akrab disapa Mbah Coco—adalah terobosan yang selama tak pernah dilakukan oleh PSSI.
“Apa yang dilakukan oleh Mbah Coco adalah sesuatu yang selama ini sama sekali tidak bisa dilakukan oleh PSSI, yaitu pertandingan bersifat kompetisi dengan durasi panjang enam sampai delapan bulan,” tegas Gede.
Ia menilai kompetisi jangka panjang adalah kunci utama melahirkan bakat yang bisa diorbitkan ke level nasional. Hal ini sekaligus menjadi jawaban atas keprihatinan terhadap prestasi sepakbola Jakarta.
Sebagaimana diketahui, tim putra DKI Jakarta sudah tiga kali absen di ajang PON karena gagal lolos kualifikasi. Kondisi ini diperparah dengan status Asprov PSSI DKI Jakarta yang masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) sejak 2022 tanpa adanya terobosan berarti.
Investasi Tanpa Batas
Dukungan Gede terhadap Liga Jakarta ini merupakan bagian dari ‘kerajaan’sepakbola yang ia bangun dari bawah. Saat ini, jejak Gede Widiade tersebar luas di berbagai level:
- Liga 2: Memiliki PSPS Pekanbaru.
- Liga 3: Mengelola Batavia FC dan Persipa Pati.
- Liga 4: Membina klub Jaya Raya.
- Pembinaan: Akademi Sepakbola Pancoran Soccer Field.
Selain di Jakarta, Gede juga mengelola fasilitas olahraga di berbagai kota melalui Sport Facilities di Bandung (Siliwangi & Tarantula), Cilacap (Soedirman Soccer Field), Solo (Saint Joseph), Semarang (Terang Bangsa), hingga Yogyakarta (Maguwoharjo).
Meskipun lapangan rumput di PSF tahun ini tidak lagi bisa digunakan karena peruntukan pemilik lahan, Gede memastikan kualitas kompetisi tidak akan menurun dengan penggunaan lapangan sintetis.
“Ini adalah sumbangan dari warga Jakarta yang cinta sepakbola, demi melahirkan pemain-pemain berbakat yang nantinya bisa menjadi tulang punggung tim PON DKI Jakarta dan tim nasional Indonesia,” pungkasnya.***


