JAKARTA, Sepakan kapten tim Muhammad Tomi pada menit ke-68 menyegel kemenangan 1-0 Putera Nusantara atas Pemuda Jaya dalam lanjutan pekan keempat Liga Jakarta U-17 2026. Gol tersebut sekaligus mengangkat Putera Nusantara ke peringkat kedua klasemen sementara Grup Putih dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (18/7).
Pertandingan berdurasi 2×35 menit berlangsung ketat sejak awal. Pemuda Jaya tampil dengan strategi bertahan di separuh lapangan mereka, membuat Putera Nusantara kesulitan menembus pertahanan lawan sepanjang babak pertama dan sebagian besar babak kedua.
Gol yang dinanti akhirnya tercipta pada menit ke-68. Pemain belakang Pemuda Jaya melakukan kesalahan passing fatal di wilayah pertahanan sendiri. Bola berhasil direbut pemain Putera Nusantara yang dengan sigap melepaskan umpan terukur kepada Muhammad Tomi. Kapten tim itu lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Pemuda Jaya. Dengan tenang, Tomi menyelesaikan peluang emas tersebut menjadi gol yang memecah kebuntuan.
Seperti dijelaskan M. Irfan, selaku manajer tim Putera Nusantara. Kemenangan ini adalah buah dari putusan pelatih yang mengubah taktik jelang 15 menit akhir pertandingan. “Sadar lawan main bertahan di separo hingga jelang akhir babak kedua, pelatih ubah taktik dengan ganti formasi biar dapat meningkatkan daya serang di 15 akhir,” jelas Irfan.
Keberanian tim menyerang ke depan juga didasari oleh kedisiplinan lini belakang. “Keberanian menyerang karena pemain bertahan kami cukup disiplin menjaga area mereka,” tambahnya.
Sementara Pelatih Pemuda Jaya, Bagus Tristyanovan, mengakui kekalahan timnya merupakan hal yang wajar. Ia menyoroti kesalahan individu yang berujung pada gol penentu. “Blunder fatal dilakukan pemain-pemain belakang yang salah passing sehingga pemain lawan langsung berhadapan 1 v 1 dengan penjaga gawang Pemuda Jaya dan menjadi gol,” ujar Bagus. Ia juga menambahkan bahwa timnya tampil di bawah performa semestinya.
Kemenangan ini membawa Putera Nusantara naik ke peringkat kedua klasemen sementara Grup Putih dengan raihan sembilan poin dari tiga kemenangan dan satu kekalahan. Mereka unggul selisih gol dari Diklat ISA yang juga mengoleksi sembilan poin di posisi ketiga. Puncak klasemen masih dikuasai Batavia FC dengan torehan sempurna 12 poin dari empat kemenangan beruntun.


