JAKARTA, Dua kartu merah dikeluarkan wasit dalam pertandingan sengit antara Satria Sanggeni dan Diklat ISA pada pekan kesepuluh Liga Jakarta U-17 2026 Grup Putih di Lapangan PSF Pancoran, Sabtu (24/10). Laga berdurasi 2×35 menit dengan jeda 10 menit itu berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Diklat ISA.
Kartu merah pertama diberikan kepada pemain depan Satria Sanggeni, Firsyal Vargas, dan kapten Diklat ISA, Destha Adhitya, setelah keduanya terlibat adu pukul pada menit ke-26 babak pertama. Insiden tersebut nyaris berujung perkelahian antar pemain sebelum Wasit Suryadi berhasil memisahkan keduanya. Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti selama lima menit.
Selain dua kartu merah itu, wasit juga mengeluarkan dua kartu kuning. Kapten Satria Sanggeni, Maftuh Rhizki, mendapat kartu kuning pada menit kelima, sementara pemain bertahan Diklat ISA, Rayyan Muhammad Zidane, diganjar kartu kuning pada menit ke-60.
Gol tunggal kemenangan Diklat ISA dicetak oleh Rio Ferdinand pada menit ke-34. Tempo pertandingan berlangsung cepat sejak menit-menit awal karena kedua tim sama-sama ngotot, mengingat hasil laga ini mempengaruhi posisi mereka yang saling berdekatan di papan klasemen.
Pelatih Satria Sanggeni, Sahrul Ramadhan, mengakui bahwa konsentrasi pemainnya turun setelah insiden tersebut. “Seluruh skema yang disiapkan tidak jalan saat babak kedua dimulai, hingga akhir. Kita sudah coba usaha bangkit setelah hilang fokus, namun tidak berhasil,” ujarnya seusai pertandingan.
Ia menjelaskan bahwa kehilangan satu pemain membuat ada posisi yang terlihat lowong. “Ini menguras otak pemain juga dan jadi tertekan. Awalnya kami coba main lebih banyak bertahan sambil cari celah, tapi pertahanan lawan memang rapat dan itu jadi kelemahan kami,” tambah Sahrul.
Di kubu Diklat ISA, pelatih Rayandi Zulfikar mengungkapkan bahwa taktik timnya berfokus pada pertahanan. “Fokus kepada bertahan, jangan sampai kebobolan, seperti beberapa pertandingan terdahulu. Hasilnya terlihat, soliditas itu ada dalam pertandingan ini,” tegasnya.
Tambahan tiga poin membuat Diklat ISA mengoleksi 22 poin, namun tidak mengubah posisi mereka di peringkat dua klasemen. Mereka tetap berada di bawah Batavia FC yang memuncaki klasemen dengan 27 poin setelah menang 6-0 atas Putra Nusantara.
Sementara itu, Satria Sanggeni juga tak beranjak dari peringkat tiga klasemen dengan 14 poin. Posisi mereka relatif aman karena Putra Nusantara yang menjadi saingan terdekat tertahan di peringkat empat dengan total 13 poin.


