Batavia FC Puncaki Klasemen Meski Permainan Menurun di Babak Kedua Kompetisi Liga Jakarta U-17

Posted on

JAKARTA, Batavia FC berhasil mempertahankan tren kemenangan setelah mengalahkan Putra Nusantara dengan skor 3-1 pada pertandingan pekan kedua Grup Putih di Liga Jakarta U-17 musim 2026  di Lapangan PSF Pancoran, Minggu (21/6).

Kemenangan ini mengantarkan Batavia FC ke puncak klasemen sementara  dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan. Mereka unggul selisih gol atas Diklat ISA yang juga mencatatkan dua kemenangan, terakhir atas BTC dengan skor 1-0. Sementara posisi ketiga ditempati Bintang Ragunan yang mengoleksi empat poin setelah menang 1-0 atas Toyo Haryono.

Batavia FC tampil dominan sejak awal laga. Tim asuhan Widiantoro langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-11 melalui Muhammad Raffa Nurmalik.

Hanya berselang dua menit, keunggulan Batavia bertambah menjadi 2-0 setelah Ahmad Rayhan Qaisar sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-13. Tekanan yang terus diberikan membuat Putra Nusantara kesulitan mengembangkan permainan.

Dominasi Batavia berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Pada menit ke-21, Sabil Sahlan Athoah memperbesar keunggulan menjadi 3-0 sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman bagi timnya.

Namun situasi berubah pada babak kedua. Putra Nusantara mulai mampu keluar dari tekanan dan tampil lebih berani dalam membangun serangan. Di sisi lain, permainan Batavia tidak lagi setajam babak pertama.

Putra Nusantara akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui gol Muhammad Tomi pada menit ke-67. Gol tersebut menjadi penutup pertandingan yang berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Batavia FC.

Meski meraih tiga poin, pelatih Batavia FC Widiantoro mengaku belum sepenuhnya puas dengan penampilan anak asuhnya, terutama setelah melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua.

“Babak pertama berjalan sesuai rencana dengan formasi awal 3-5-2. Namun setelah rotasi pemain di babak kedua, permainan kami menurun. Pemain pengganti belum mampu menerjemahkan instruksi, taktikal, dan visi bermain yang kami inginkan,” kata Widiantoro.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan permainan tim menjadi kurang stabil dan memberi kesempatan kepada lawan untuk berkembang hingga mampu mencetak gol menjelang akhir pertandingan.

Di kubu Putra Nusantara, Manajer tim M. Irfan Afiat tetap melihat hasil positif meski timnya harus menelan kekalahan. Ia menilai performa tim menunjukkan perkembangan dibanding laga pembuka musim ini.

“Dibanding pertandingan pertama, permainan anak-anak lebih baik. Memang mereka sempat down setelah kebobolan tiga gol di babak pertama, tetapi mampu bangkit dan memberikan tekanan pada babak kedua. Gol di akhir pertandingan menjadi bukti mereka tetap fokus dan bermain lebih lepas,” ujar Irfan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *