Pertandingan Tunas Betawi-Putra Sejati di lanjutan Liga Jakarta U-17. Foto: Prasetyo

Tunas Betawi Taklukkan Putra Sejati 2-1 Meski dengan Permainan Pas-pasan

Posted on

JAKARTA – Tunas Betawi berhasil mengamankan tiga poin usai menundukkan Putra Sejati dengan skor tipis 2-1 pada pekan ketiga Liga Jakarta U-17 2026 Grup Merah di Lapangan PSF Pancoran, Minggu (5/7/2026). Meski meraih kemenangan, penampilan Tunas Betawi dinilai masih jauh dari kata memuaskan setelah kesulitan menguasai permainan sepanjang pertandingan.

Laga berlangsung ketat sejak menit awal. Putra Sejati mengejutkan Tunas Betawi melalui gol cepat Salman Alfarizi pada menit ke-16. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan sesaat karena Berlian Ananda Salim berhasil menyamakan kedudukan satu menit kemudian, tepatnya pada menit ke-17.

Di menit-menit berikut, kedua tim saling menciptakan peluang, tetapi rapatnya pertahanan masing-masing membuat skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Tunas Betawi melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Noufal Alfkar Idlan menggantikan Kemal Abiyanrifani. Keputusan tersebut terbukti jitu setelah Noufal mencetak gol kemenangan pada menit ke-59 sekaligus memastikan Tunas Betawi menutup laga dengan kemenangan 2-1.

Pelatih Tunas Betawi, Jefri, mengakui timnya belum menampilkan performa terbaik meski berhasil membawa pulang tiga poin. Menurutnya, minimnya waktu latihan bersama membuat para pemain kesulitan membangun penguasaan bola dan koordinasi permainan.

“Kami menang, tetapi penampilan masih pas-pasan. Penguasaan bola juga belum bagus karena kesempatan latihan bersama sangat terbatas. Akhirnya kami hanya memaksimalkan pemain yang tersedia,” ujar Jefri.

Ia mengatakan kondisi tim saat ini berbeda dibanding pertandingan pertama ketika seluruh pemain utama dapat diturunkan dengan formasi terbaik. Karena itu, peningkatan kualitas penguasaan bola dan akurasi umpan akan menjadi fokus evaluasi menjelang laga berikutnya.

“Kalau kondisi seperti ini kembali terjadi, kami akan memperkuat aspek penguasaan bola dan umpan agar permainan tim lebih efektif,” katanya.

Di kubu Putra Sejati, pelatih Saarih menilai lemahnya penyelesaian akhir menjadi penyebab utama timnya gagal membawa pulang poin. Ia menyebut anak asuhnya sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan.

“Sentuhan akhir menjadi kelemahan kami. Ada dua peluang emas yang seharusnya menjadi gol, tetapi terbuang karena penyelesaian akhir yang kurang baik,” ujar Saarih.

Ia juga mengungkapkan absennya sejumlah pemain inti cukup memengaruhi kekuatan tim. Meski demikian, ia optimistis Putra Sejati akan tampil lebih kompetitif setelah komposisi skuad kembali lengkap pada pertandingan berikutnya.

Hasil ini menempatkan Tuas Betawi berada di peringkat dua klasemen grup Merah dengan 7 poin. Hasil dua kali menang dan sekali seri dalam tiga pertandingan. Posisi pertama dipegang oleh Bina Mutiara dengan 9 poin setelah di pertandingan lain menang 1-0 atas Mavericks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *